Kopri PMII Sumenep, Kecam Tindakan Persekusi Perempuan Kopri PMII Sumenep, Kecam Tindakan Persekusi Perempuan
Sumenep, GerbangBengkulu – Kopri PMII Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur kecam tindakan persekusi terhadap salah satu kader Kopri saat melakukan demonstrasi penolakan Omnibus Law... Kopri PMII Sumenep, Kecam Tindakan Persekusi Perempuan

Sumenep, GerbangBengkulu – Kopri PMII Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur kecam tindakan persekusi terhadap salah satu kader Kopri saat melakukan demonstrasi penolakan Omnibus Law didepan Kantor DPRD setempat, pada tanggal 12 Oktober 2020.

Persekusi yang dimaksud, video viral di platform Whatsap yang dianggap mendiskriditkan terhadap aktivis perempuan dengan bahasa yang tidak mencerminkan martabat, pada saat orasi.

Ketua Kopri PMII Cabang Sumenep, Salamah memgecam keras terhadap oknum yang telah memviralkan video pelecehan terhadap kadernya tersebut.

“Kami mengecam keras terhadap oknum yang melecehkan dan memviralkan video kader kopri hanya gegara sepuntung rokok tanpa dengan memahami isi dari orasi yang di sampaikan. Padahal, perempuan memiliki peran penting dalam setiap gerakan sejarah dengan melibatkan diri dalam setiap ruang demokrasi,” tegasnya, Rabu (14/9/2020).

Menurutnya, bentuk peseksusi terhadap perempuan tersebut bukan hanya menyisir pada fisik, melainkan juga terhadap mental pribadinya.

“Ini bukan hanya pelecehan secara fisik, namun juga pada mental kader Kopri kami. Mereka seharusnya mengapresiasi keberaniannya dalam menyampaikan aspirasi rakyat,” katanya

Pihaknya menegaskan, oknum yang melakukan persekusi terhadap kader Kopri PMII tersebut untuk segera meminta maaf sebagaimana etika baik kelembagaan.

“Maka kami selaku pengurus kopri cabang PMII Sumenep, meminta dengan tegas agar oknum tersebut meminta maaf terhadap kelembagaan PMII, utamanya kepada kader KOPRI. Serta tidak semerta-merta menjustifikasi kader kami dengan sepihak,” ujarnya.(Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *