Ketiadaan Kompas, 3 Nelayan di Bengkulu Terombang Ambing di Laut Selama 12 Jam Ketiadaan Kompas, 3 Nelayan di Bengkulu Terombang Ambing di Laut Selama 12 Jam
GerbangBengkulu – Tiga orang nelayan bernama Peri (20), Dani (28), dan Medi (26), warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, berhasil ditemukan... Ketiadaan Kompas, 3 Nelayan di Bengkulu Terombang Ambing di Laut Selama 12 Jam

GerbangBengkulu – Tiga orang nelayan bernama Peri (20), Dani (28), dan Medi (26), warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan telah berkumpul dengan keluarganya, Rabu 17 Maret 2021.

Kepala Desa Pasar Seluma, Hertoni, menjelaskan ketiganya berhasil ditemukan oleh warga dan tim pencari pada Selasa (16/3) malam, sekira jam 20.30 WIB.

“Pada Selasa malam atau malam Rabu sekitar jam 23.00 WIB ketiganya sampai di daratan,” ungkap Hertoni.

Disampaikan, mereka kehilangan arah di tengah lautan saat akan kembali ke daratan.

“Mereka tidak memiliki GPS (Global Positioning System) atau kompas. Saat akan pulang mereka nyasar di tengah lautan dan kehabisan BBM,” jelasnya.

Saat kejadian, cuaca disebutkan dalam kondisi berkabut dan badai.

Mereka berangkat sejak Senin (15) sore sekitar jam 16.00 dan biasanya para nelayan akan kembali ke daratan sekitar jam 9-10 pada esok harinya.

“Keluarga dan nelayan lain menunggu di alur muara hingga pukul 14.00 WIB, hingga disimpulkan mereka hilang kontak, karena dihubungi melalui sambungan telepon juga tidak menyambung,” sampainya.

Sejumlah nelayan yang menggunakan perahu melakukan pencarian di lautan, dan keberadaan mereka di temukan berada di Perairan Rawa Indah.

Atas kejadian ini, dirinya selaku kepala pemerintahan berharap ada pelatihan keselamatan bagi para nelayan tadisional di desanya oleh dinas dan instansi terkait.

“Nalayan kami memakai sampan atau perahu kecil yang menggunakan mesin diesel 25 PK, dan baru ada 3 nelayan yang memiliki GPS atau alat navigasi,” tandasnya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *