Kementerian PUPR Evaluasi Program Bedah Rumah di Kabupaten Seluma Kementerian PUPR Evaluasi Program Bedah Rumah di Kabupaten Seluma
GerbangBengkulu – Rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan monitoring pembangunan rumah program Bantuan Stimulan Pembangunan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Seluma, Bengkulu,... Kementerian PUPR Evaluasi Program Bedah Rumah di Kabupaten Seluma

GerbangBengkulu – Rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan monitoring pembangunan rumah program Bantuan Stimulan Pembangunan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Seluma, Bengkulu, pada Rabu 4 November 2020.

“Kita melakukan evaluasi dan monitoring di Desa Lubuk Gilang dan Tawang Rejo Kecamatan Air Periukan, sesuai perintah atasan,” kata Dit Rumah Swadaya Kementerian PUPR, Iwan Kusuma.

Hasilnya, laporan data sesuai dengan pelaksanaan kegiatan fisik di lapangan, “tidak ada yang jauh menyimpang.”

Saat ditanya apakah program BSPS ini akan dilanjutkan pada tahun depan, Dia menjawab belum mengatahuinya.

“Kami belum berani menyampaikan, karena nanti pimpinan yang akan memutuskan,” tandasnya.

Kepala Dinas Perkim Kabupten Seluma Erlan Suadi yang mendampingi kunjungan tim dari Kementerian PUPR menambahkan, tahun ini Kabupaten Seluma mendapat alokasi pembangunan rumah tidak layak huni sebanyak 476 buah.

“Untuk Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Seluma dari program BSPS yang kami terima sejumlah 276. Alhamdulillah tidak ada temuan atau kendala signifikan di lapangan,” ujar Erlan.

Sejauh ini program yang dilaksanakan berjalan sesuai rencana. “Semua baik secara administratif dan teknis konstruksi, bisa kita lihat outputnya masyarakat telah menempati rumah layak huni dan sehat,” jelasnya.

Disampaikan, program BRS atau Bantuan Rumah Swadaya melalui sumber pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Seluma ada 10 desa.

“Untuk BSPS 276, kemudian untuk dana DAK jumlahnya 187, totalnya 476 Tahun 2020. Insya Allah di pertengahan November semuanya akan selesai,” tegasnya.

Disampaikan, di Kabupaten Seluma terdapat 9.600 rumah tidak layak huni.

“Di Seluma ini ada 12.000 rumah tidak layak huni, kemudian sudah tuntas sejak tahun 2017 sampai sekarang dan masih menyisakan 9.600 rumah tidak layak huni,” ungkap Erlan.

Program BSPS dikenal masyarakat umum dengan sebutan program bedah rumah. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *