Keluhan Karyawan PTPN VII Padang Pelawi: Gaji Diangsur 3 Kali Keluhan Karyawan PTPN VII Padang Pelawi: Gaji Diangsur 3 Kali
GerbangBengkulu – Beberapa Karyawan PTP Nusantara VII, Unit Usaha Padang Pelawi (Pawi) berkeluh terkait pembayaran gaji yang mereka terima. Gaji yang diterima dibayarkan oleh... Keluhan Karyawan PTPN VII Padang Pelawi: Gaji Diangsur 3 Kali

GerbangBengkulu – Beberapa Karyawan PTP Nusantara VII, Unit Usaha Padang Pelawi (Pawi) berkeluh terkait pembayaran gaji yang mereka terima. Gaji yang diterima dibayarkan oleh pihak perusahaan ‘plat merah’ itu diangsur sebanyak 3 kali.

“Bulan kemarin (Oktober) pada awal bulan kita menerima gaji 50 persen dari gaji keseluruhan yang seharusnya kami terima,” ujar salah seorang karyawan PTPN VII Pawi yang identitasnya minta tidak disebutkan, Selasa 6 November 2018.

Setelah gaji 50 persen diterima, pembayaran sisa gaji 50 persen dibayar dua kali, “tanggal 20 kita menerima 25 persen gaji, dan tanggal 27 pelunasan sisa gaji bulan Oktober lalu,” jelasnya.

Polemik penerimaan gaji ini juga dikeluhkan oleh karyawan PB 74 yang gajiannya juga diangsur.

Dalam kewajibannya sebagai karyawan PB 74, para pekerja borong ini bertugas menyadap karet di lahan perkebunan karet milik PTPN Vll Pawi.

“Kita masih mau bekerja di PTP Nusantara , namun kebutuhan rumah tangga kami bagaimana, kami ada anak sekolah dan tanggungan kredit kendaraan bermotor,” keluh salah seorang karyawan PB 74.

Disatu sisi, karyawan PB 74 diwajibkan untuk terus bekerja sebagai tenaga penyadap di lahan perkebunan.

“Beberapa karyawan ada yang mencari usaha sampingan dengan bekerja sebagai pemanen sawit maupun bekerja menjadi kuli bangunan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya,” bebernya.

Tuntutan ekonomi menjadi alasan beberapa karyawan tidak aktif melaksanakan kewajibannya sebagai karyawan.

Namun ketidakhadiran mereka bermuasal dari pembayaran gaji yang dicicil 3 kali oleh pihak perusahaan.

“Ketidakhadiran kami di Afdeling (lahan) berimbas dengan mendapatkan SP (surat peringatan) dari perusahaan,” jelasnya.

Manajer PTPN VII Pawi Hendra Saputra saat dikonfirmasi perihal pembayar gaji karyawan yang diangsur menyatakan, hal tersebut dikarenakan kondisi perusahaan.

“Untuk bulan Oktober pembayaran gaji tidak sekaligus, tetapi beberapa tahap.
Insya Allah, semoga ke depan keuangan perusahaan lebih baik,” jawab Hendra singkat.

PTPN VII Pawi adalah perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak di bidang perkebunan dengan komoditas utama tanaman karet. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *