Kebakaran Hanguskan Dua Unit Rumah Warga di Seluma Kebakaran Hanguskan Dua Unit Rumah Warga di Seluma
GerbangBengkulu – Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Desa Talang Benuang Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, pada Sabtu 10 Agustus 2019 sekira pukul... Kebakaran Hanguskan Dua Unit Rumah Warga di Seluma

GerbangBengkulu – Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Desa Talang Benuang Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, pada Sabtu 10 Agustus 2019 sekira pukul 14.18 WIB.

Menurut Lahanudin, salah seorang korban kebakaran, pada saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah.

“Saya tidak mengetahui sebab pasti terjadinya kebakaran. Rumah beserta isinya habis terbakar tinggal baju yang saya pakai,” kata Lahanudin.

Meski rumah beserta isinya terbakar, Lahanudin bersyukur karena dalam kejadian musibah ini tidak ada korban jiwa.

Pasalnya, pada saat api berkobar anak gadisnya yang duduk di bangku SMP tengah tertidur pulas.

Saat itu anak gadisnya disebutkan dibangunkan oleh warga untuk segera berlari dari rumah.

Dalam peristiwa kebakaran ini dua unit rumah hangus terbakar. Sedangkan satu unit rumah yang berderet dengan dua rumah yang hangus terbakar hanya terkena jilatan api yang menyebabkan kusen jendela bagian samping terbakar.

Kepala Desa Talang Benuang Sarwan Efendi menyampaikan, deretan rumah yang terbakar masih satu keluarga.

“Sumber terjadinya kebakaran diduga berasal dari api dapur rumah Mat Akir (90). Dalam kesehariannya bapak ini memasak menggunakan kayu bakar,” jelas Sarwan.

Dalam sekejab bangunan rumah panggung yang terbuat dari kayu milik Mat Akir dilalap api. Kemudian api menjalar ke bangunan rumah anak Mat Akir, Lahanudin, yang letaknya berada paling dekat dengan rumahnya.

Hembusan angin kencang membuat api dengan cepat menghanguskan dua rumah tersebut.

Sejumlah warga berupaya membantu pemadaman api dengan mengevakuasi perabotan milik Sumar Aswan. Beruntung dalam peristiwa ini rumah Sumar hanya terkena jilatan api.

“20 menit kemudian mobil PBK Pos Air Periukan datang ke TKP dan api dapat dikuasai setelah menyemprotkan air sebanyak 3 tangki,” jelas Sarwan.

Pukul 15.00 api dapat dipadamkan. “Untuk kerugian materilnya ditaksir mencapai Rp 110 juta. Barang berharga yang terbakar meliputi peralatan eletronik seperti laptop dan surat-surat berharga milik Lahanudin,” ungkap Sarwan.

Diduga kuat sumber api berasal dari api tungku masak. Mat Akir yang tinggal seorang diri disebutkan rutin merebus air dengan menggunakan kayu bakar dan api berasal dari rumah yang ditempatinya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *