Kapolres Mukomuko Andy Siapkan Strategi  Berantas Illegal Logging Kapolres Mukomuko Andy Siapkan Strategi  Berantas Illegal Logging
GerbangBengkulu – Polres Mukomuko Polda Bengkulu menargetkan akan buru aktor utama pelaku illegal logging atau pembalakan liar di wilayah hukum Polres Mukomuko dalam waktu... Kapolres Mukomuko Andy Siapkan Strategi  Berantas Illegal Logging

GerbangBengkulu – Polres Mukomuko Polda Bengkulu menargetkan akan buru aktor utama pelaku illegal logging atau pembalakan liar di wilayah hukum Polres Mukomuko dalam waktu sesingkat mungkin. Hal itu ditegaskan untuk menimbulkan efek jera bagi oknum lainnya yang berencana akan melakukan hal serupa.

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi SH S.IK MH

Mengingat pembalakan liar sudah kian merebak dimasyarakat, penebangan pohon besar-besaran untuk kepentingan komersil sudah menjadi mata rantai bisnis yang sangat menggiurkan.

Namun, bisnis illegal logging ini semaksimal mungkin Polres Mukomuko melakukan sinergi untuk segera diberantas hingga ke kelompok
Terkecil.

Penegasan itu disampaikan oleh Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi SH S.IK MH kepada wartawan di Mapolres Mukomuko, Rabu (8/7/2020).

“Aktor utama illegal logging di Mukomuko akan kami ungkap dan buru secepatnya,” beber  Andy.

Kapolres menjelaskan, aktor utama illegal logging ini bisa orang yang menjadi pemodal ataupun orang yang menampung kayu hasil illegal logging.

“Logikanya, tidak mungkin ada aktivitas illegal logging kalau hasilnya tidak ada yang menampung, dan pasti ada bisnis yang besar dibalik ini, yang pasti bisnis yang sangat menggiurkan” jelas Kapolres.

Kapolres juga mengharapkan dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama ikut dalam upaya pemberantasan dan pengungkapan pelaku Illegal Logging ini, baik itu berupa pengaduan ataupun pelaporan jika seandainya masyarakat mendapat temuan.

Kapolres juga sampaikan, pihaknya meminta kepada masyarakat agar dapat bersabar dan memberikan waktu serta dukungan kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap dalang dari aktivitas illegal logging yang terjadi wilayah Mukomuko.

“Doakan kami juga supaya bisa dan diberikan kemampuan dan kekuatan untuk mengungkap kejahatan ini,” sampai Kapolres.

Untuk diketahui, sebelumnya, pada Selasa (30/6/2020) lalu sekira pukul 13.00 WIB, Satuan Reskrim Polres Mukomuko melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua orang terduga pelaku illegal logging yang sedang beroperasi di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Ipuh II tepatnya di wilayah Pondok Suguh.

Adapun identitas kedua terduga pelaku masing-masing, berinisial RA warga Penarik dan MS warga Sungai Rumbai.

“Pada saat penangkapan, terduga pelaku ini sedang melakukan aktivitas penebangan. Di lokasi kita temukan chainsaw, sekitar 2 kubik kayu yang sudah berbentuk papan dan balok kayu. Setelah kita lakukan cek titik koordinat, ternyata benar lokasi mereka menebang kayu berada di kawasan HPT. Keduanya berikut barang bukti lain langsung kita amankan,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, pengungkapan serta penangkapan kasus illegal logging yang dilakukan oleh pihaknya tersebut, bermula dari laporan mitra Polres Mukomuko dalam hal ini Unit Pelaksanan Teknis Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (UPT-KPHP) Mukomuko. Tim dari KPHP melaporkan ada dugaan aktivitas illegal logging, langsung direspon tim dari Reskrim Polres menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Ketika tim tiba di TKP, ternyata benar, ada aktivitas penebangan yang dilakukan kedua terduga pelaku ini,” katanya. Ditambahkan Kapolres, kedua terduga pelaku ini disangkakan melanggar pasal 82 ayat 1 huruf c, dan pasal 83 ayat 1 huruf b dan atau pasal 84 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. “Ancaman pidananya penjara paling lama 5 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 5 miliar,” pungkas Kapolres. (Ap)

 

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *