Kabar Pergantian Ketua BPD di Desa Tumbuan Timbulkan Polemik Kabar Pergantian Ketua BPD di Desa Tumbuan Timbulkan Polemik
GerbangBengkulu – Sejumlah warga Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma mengaku bingung dengan susunan pengurus Badan Permusyawatan Desa (BPD) di desanya, Senin 27... Kabar Pergantian Ketua BPD di Desa Tumbuan Timbulkan Polemik

GerbangBengkulu – Sejumlah warga Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma mengaku bingung dengan susunan pengurus Badan Permusyawatan Desa (BPD) di desanya, Senin 27 Juli 2020.

Pasalnya sejak dilantik kepengurusan BPD pada Maret bulan ini telah berulang kali terjadi perombakan ketua BPD.

“Saya dapat kabar dalam minggu ini terjadi lagi reshuffle posisi Ketua BPD,” ujar salah seorang warga.

Padahal, tambahnya lagi, pada minggu lalu telah dilakukan musyawarah dan ditetapkan ketua BPD. Dalam rapat itu Roston Arifin kembali ditetapkan sebagai Ketua BPD terpilih.

Terpisah, Ketua BPD Desa Tumbuan Roston Arifin saat dikonfirmasi hal tersebut membenarkan jika telah terjadi beberapa kali kepengurusan.

“Saya juga bingung kembali mendapatkan undangan dari BPD pada tanggal 25 Juli untuk kembali rapat pleno merombak posisi ketua. Padahal pada tanggal 21 Juli atau tiga hari sebelumya telah diadakan rapat perubahan pengurus,” jelas Roston.

Dalam rapat tanggal 21 Juli dirinya terpilih untuk kembali menjabat sebagai Ketua BPD.

“Pada tanggal 25 Juli saya tidak mengikuti jalannya rapat sampai selesai. Pasalnya dalam rapat itu saya dinilai telah mencemarkan nama baik BPD dengan mengirimkan surat ke pemerintahan desa dan ke kecamatan terkait polemik kepengurusan Bumdes,” ujarnya.

Selain itu, dirinya dinilai menghambat roda pemerintahan di desa gegara tidak mau menandatangani berita acara pembentukan Bumdes.

Roston menduga, bergulirnya perombakan kepengurusan BPD ini terkait konflik kepengurusan di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Makmur, Desa Tumbuan.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menghambat jalannya tata kelola pemerintahan di desa. Ini kan pengurus Bumdes lama masih aktif, kenapa terjadi pembentukan kepengurusan Bumdes baru, ada apa ini,” bebernya.

Atas polemik kepengurusan Ketua BPD di Desa Tumbuan, Camat Lubuk Sandi Wanharudin saat dikonfirmasi menegaskankan jika pergantian ketua BPD harus mengacu pada Permendagri Nomor 11 dan turunan yang diatur pemerintah daerah.

“Pergantian pengurus itu harus mengacu pada Permen dan Perbub, dan harus jelas alasannya,” tegas, Iwan Gagas sapaan akrab Camat Lubuk Sandi. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *