Jelang Pilkada, Kadis DPMD: Kades Harus Netral Jelang Pilkada, Kadis DPMD: Kades Harus Netral
Kadis DPMD, Sumenep M.Ramli
GerbangBengkulu – Kepala Dinas Peberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli menegaskan, kepala desa tidak diperbolehkan mengkampanyekan salah satu calon di Pilkada... Jelang Pilkada, Kadis DPMD: Kades Harus Netral

GerbangBengkulu – Kepala Dinas Peberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli menegaskan, kepala desa tidak diperbolehkan mengkampanyekan salah satu calon di Pilkada Sumenep 2020.

“Tertera dalam Undang-Undang No.6 tentang desa, kepala desa dilarang masuk ke politik praktis,” ucapnya, (11/8/2020).

Menurutnya, kepala desa yang mengintervensi masyarakat untuk berpihak pada salah satu calon, bisa masuk pada ranah hukum yang lebih berat.

“Amanat undang-undang itu khusus kampanye yang dilarang. Kalau intervensi, adalah sifatnya pemaksaan. Saya kira ranah lain,” terangnya

Apabila ada kepala desa yang terbukti melakukan kampanye dukungan kepada salah satu calon, akan dikenakan Sanksi.

“Sanksi itu bertahap. mulai dari teguran, tertulis dan pemberhentian,” jelasnya.

Selain itu, kepala desa juga diminta dengan tegas untuk membina perangkatnya agar tidak aktif dalam kampanye politik.

“Yang di atur dalam undang-undang itu, adalah kepala desa. Tapi karena perangkat desa adalah pembantu kepala desa, “idealnya memang harus netral”, Tutup nya. (Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *