Investor India Bangun Pabrik Minyak Goreng Bengkulu Senilai 4,5 Triliun Investor India Bangun Pabrik Minyak Goreng Bengkulu Senilai 4,5 Triliun
GerbangBengkulu – Direktur Utama PT. Sudevam Group, Lalit Kuma Ratilal menyampaikan nilai investasi untuk pembangunan industri minyak goreng di Provinsi Bengkulu yang berada Kabupaten... Investor India Bangun Pabrik Minyak Goreng Bengkulu Senilai 4,5 Triliun

GerbangBengkulu – Direktur Utama PT. Sudevam Group, Lalit Kuma Ratilal menyampaikan nilai investasi untuk pembangunan industri minyak goreng di Provinsi Bengkulu yang berada Kabupaten Seluma senilai Rp 4,5 triliun.

“Total investasi kalau 1.000 ton per hari (produksi minyak goreng) mencapai Rp 4,5 triliun,” jelas Lalit usai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pabrik minyak goreng PT. Sudevam di Desa Talang Beringin, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, pada Kamis 15 November 2018.

Namun untuk tahap awal, kapasitas produksi minyak goreng yang akan dihasilkan sebesar 200 ton per hari.

“Pertama 200 ton per-hari kemudian kita tingkatkan kapasitasnya menjadi 800 hingga mencapai kapasitas 1.000 ton per-hari,” kata Lalit.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Dirut PT Sudevam Group dan didampingi Direktur Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal wilayah l melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik minyak goreng yang pertamakali di Provinsi Bengkulu di Kabupaten Seluma.

Launching investasi pembangunan pabrik minyak goreng ini juga dihadiri anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Ahmad Kanedi dan Ketua Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi.

Dalam sambutannya Rohidin meminta kepada kepala daerah bupati walikota di Bengkulu melalui Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu untuk membuka pelayanan bagi para investor 24 jam.

“Harus membuka diri 1 kali 24 jam dan sistemnya harus dibangun, maka pemerintahan dibawah, pak camat kepala desa harus ikut ditarik, didorong agar mengikuti pola kerja sesuai perizinan dan ketentuan yang berlaku. Ramah investasi dan memberikan karpet merah bagi para investor,” ujar Rohidin.

Sudah saatnya para investor yang akan berinvestasi di Bengkulu disambut, dilayani dan didampingi, tanpa melanggar hukum.

“Kalau menemui kendala kita duduk bersama untuk mencari solusi, jangan ada kata ini enggak bisa itu tidak bisa,” tegas Rohidin.

Rohidin berharap sesuai pernyataan Ceo Sudevam Group, pembangunan pabrik minyak goreng sejak IMB atau Izin Mendirikan Bangunan diperoleh pabrik minyak goreng ini akan siap beroperasi 20 bulan kemudian.

“Untuk itu saya meminta untuk pak Kuma mulai saat ini menjadi warga Bengkulu sampai pabrik beroperasi, sampai nanti di awal 2021 saya akan datang kembali untuk memotong pita,” tandas Rohidin. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *