Ini Ketentuan Bagi Cakades Yang Meninggal Sebelum Pilkades di Sumenep Ini Ketentuan Bagi Cakades Yang Meninggal Sebelum Pilkades di Sumenep
Sumenep, GerbangBengkulu – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah melaksanakan berbagai tahapan pelakasan Pilkades serentak Sumenep tahun 2021. Mulai dari pendaftaran, tes wawancara,... Ini Ketentuan Bagi Cakades Yang Meninggal Sebelum Pilkades di Sumenep

Sumenep, GerbangBengkulu – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah melaksanakan berbagai tahapan pelakasan Pilkades serentak Sumenep tahun 2021.

Mulai dari pendaftaran, tes wawancara, dan penetapan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) di 86 Desa di Sumenep yang akan menggelar Pilkades serentak Sumenep. Namun, hal itu mengalami penundaan mulai 9 Agustus hingga 9 Oktober dan atau ada ketentuan lain dari pusat akibat PPKM Jawa-Bali.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli menjelaskan, Bacakades (Bakal Calon Kepala Desa) meninggal dunia, maka tetap bisa mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu dengan ketentuan berikut.

” Semuanya diatur dalam UU Permendagri nomor 6.43, Peraturan Bupati (Perbup) 54 tahun 2019, Perda nomor 3 dan Perbup nomor 15 tahun 2021 tentang Pilkades serentak Sumenep tahun 2021,” terangnya, Senin (6/9/2021).

Calon Kepala Desa yang meninggal dunia tetap bisa melanjutkan tahap pemilihan tanpa digantikan pihak manapun sepanjang masih ada sisa calon yang hidup, pemungutan suara tetap sah.

Pada hasil perolehan suara, kata dia, apabila perolehan suara terbanyak berpihak pada Cakades yang masih hidup, maka hasil pemungutan suara dapat disahkan dan dilantik.

” Jika perolehan suara terbanyak didapat calon yang meninggal dunia, maka hasil pemungutan suara tersebut tidak dapat disahkan. Sehingga bupati menetapkan Pilkades di desa tersebut dianggap gagal,” paparnya

Jika sudah dianggap gagal, lanjutnya, pelaksanaan Pilkades di Desa tersebut bisa mengalami penundaan hingga pesta demokrasi tahun selanjutnya yakni tahun 2025.

” Selama ada kekosongan jabatan Cakades maka Bupati akan menunjuk Pj dari PNS,” jelasnya

Selama mengalami penundaan Pilkades serentak Sumenep tahun 2021, tegasnya, pihaknya meminta panitia di masing-masing Desa tetap menjaga kondusifitas serta proaktif dalam mensukseskan Pilkades. (Tf021)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *