Imron Rosyadi Mendadak Copot Pengurus, Kader Golkar Ini Meradang Imron Rosyadi Mendadak Copot Pengurus, Kader Golkar Ini Meradang
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD Golkar Bengkulu Utara, Nurdin Djauhari (Foto:GB/ISMAIL)
GerbangBengkulu – Diduga tanpa koordinasi dengan pengurus DPD Golkar Bengkulu Utara, Imron Rosyadi yang juga mantan Bupati ini, Senin, 26/9 secara mendadak lantik Pengurus... Imron Rosyadi Mendadak Copot Pengurus, Kader Golkar Ini Meradang

GerbangBengkulu – Diduga tanpa koordinasi dengan pengurus DPD Golkar Bengkulu Utara, Imron Rosyadi yang juga mantan Bupati ini, Senin, 26/9 secara mendadak lantik Pengurus Golkar tingkat Kecamatan yang baru, serta berhentikan beberapa pengurus kecamatan tanpa alasan yang jelas.

Pelantikan yang dilakukan di Aula Gedung DPD Golkar Bengkulu ini, dinilai terdapat banyak keganjilan, hingga mendapatkan reaksi keras dari pengurus harian sekaligus pentolan Golkar. “Format dalam undangan, yang bertanda tangan ketua DPD Golkar dimisioner, karena masanya sudah habis, kalau materi sekilas mereka ingin merencanakan pengembosan personil Golkar, hasilnya dipersiapkan untuk menghadapi Musda, itu modalnya, intinya dia ingin menganti semua personil dengan tidak menjelaskan sebab-sebabnya,” sampai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD Golkar Bengkulu Utara, Nurdin Djauhari (70).

Menurut Djauhari, jika ingin merombak kepengurusan, seharusnya pengurus harian mengetahui dan menandatangani. Pentolan Golkar kelahiran tahun 1946 ini menegaskan, pihaknya akan menyampaikan kondisi sesungguhnya kepada Provinsi, “dengan itu saya terpanggil untuk menyelamatkan Golkar dari upaya pengembosan ini,” tambahnya,

Djauhari berpandangan, apa yang di lakukan Imron Rosyadi iligal dan tidak prosedural, “saya mengatakan bahwa undangan pelantikan hari ini adalah ilegal, jelas ilegal karena undangannya begini, gak ada format Golkar kayak gini, sedangkan nomor dan judulnya revisi, merevisi harus ada berita acara seluruh pengurus harian dan di Plenokan, dengan isinya semua setuju diganti si A dan si B, ini surat sepihak, seharusnya tanda tangan ketua dan sekertaris disebelah kanan,” sesal Nurdin sembari memperlihatkan surat undangan Pelantikan Pengurus Kecamatan.

Meski menuai protes, dihadapan pengurus Golkar tingkat kecamatan, Imron Rosyadi tetap melantik kepengurusan Golkar yang baru. “Kami berharap setelah dilantik semua dapat menjalankan tugas dengan baik, dan segera membentuk pengurus desa,” sampai Imron di depan undangan berseragam kuning, Senin 26 September 2016.  (ism006)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *