Hujan Semalaman, Puluhan Hektar Lahan Persawahan di Kabupaten Seluma Terendam Hujan Semalaman, Puluhan Hektar Lahan Persawahan di Kabupaten Seluma Terendam
GerbangBengkulu – Hujan yang melanda Kabupaten Seluma semalam-malaman menyebabkan puluhan hektar lahan persawahan di Kabupaten Seluma terendam air, pada Kamis 11 April 2019. Sejak... Hujan Semalaman, Puluhan Hektar Lahan Persawahan di Kabupaten Seluma Terendam

GerbangBengkulu – Hujan yang melanda Kabupaten Seluma semalam-malaman menyebabkan puluhan hektar lahan persawahan di Kabupaten Seluma terendam air, pada Kamis 11 April 2019.

Sejak Pukul 20.00 WIB hujan terus menerus mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Seluma. Hujan baru terhenti pada Kamis pagi.

Intensitas hujan tersebut menyebabkan areal persawahan di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat seluas 5 ha terendam.

“Kalau kerusakannya banyak dialami oleh petani yang telah selesai menanam padi. Selain itu ada juga pematang sawah yang berdekatan dengan sungai ikut rusak tergerus air,” kata Kades Air Latak, Syamsuardi.

Pendangkalan alur sungai Air Latak disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir.

Syamsuardi berharap, pemerintah daerah melakukan normalisasi alur sungai untuk mengantisipasi terjadinya luapan air sungai.

Hujan semalaman juga menyebabkan 20 ha areal persawahan di Desa Pasar Seluma dengan Desa Sukarami di Kecamatan Seluma Selatan terendam banjir. Banjir diakibatkan meluapnya sungai Air Seluma.

“Menurut laporan dari warga yang saya dapatkan, lahan persawahan dari dua desa yang terendam ada 20 hektare,” terang Kades Pasar Seluma, Hertoni.

Air yang menggenangi lahan persawahan di dilaporkan ada yang mencapai ketinggian hingga 60 cm. Disampaikan, kalau hujan di hulu terus terjadi dan luapan air tak segera surut hal itu akan menimbulkan kerusakan bibit padi yang telah disemai para petani.

Ditambahkan, para petani kini memasuki masa bercocok tanam.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Marah Halim mengatakan dirinya sudah meminta Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Kecamatan Seluma Selatan dan Seluma Barat untuk mengecek langsung ke lapangan.

“Saya minta PPL untuk mendata, apakah ada kerusakan yang dialami petani akibat banjir ini. Jika memang ada, kita akan tanggulangi khusus untuk pergantian bibit (padi),” tandas dia. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *