HIPMI Gandeng Rutan Kelas II B Sumenep dalam Pengembangan Produk WBP HIPMI Gandeng Rutan Kelas II B Sumenep dalam Pengembangan Produk WBP
Sumenep, GerbangBengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggandeng Rutan kelas II B Sumenep dalam pengembangan produk Warga Binaan.... HIPMI Gandeng Rutan Kelas II B Sumenep dalam Pengembangan Produk WBP

Sumenep, GerbangBengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggandeng Rutan kelas II B Sumenep dalam pengembangan produk Warga Binaan.

Ketua BPC HIPMI Sumenep, Achmad Yunus menjelaskan, pengembangan produk itu lebih pada batik tulis hasil karya Warga Binaan Pemsyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Sumenep.

”Dalam pengembangan produk itu kita akan lihat dari kualitas. Jika kualitas masih memerlukan improvisasi, maka kami kita siapkan trening WBP untuk dapat meningkatkan produk itu sendiri,”terangnya, Minggu (5/4/2021).

Agar lebih berkualitas kata dia, Pihaknya koordinasikan dengan trainer lainya untuk dapat membimbing waega binaan dalam membatik. ”untuk trainer bisa dalam sebulan sekali didatangkan. Dan jika membutuhkan alat, kami akan datangkan,”katanya

Selain itu kata dia, Pihaknya juga akan membantu pada pemasaran batik hasil karya warga binaan. ”Kita akan pasarkan melalui jaringan HIPMI. Mulai dari Jawa Timur hingga Nasional,”jelasnya

Bahkan, kata dia, pihaknya tidak hanya memberdayakan warga binaan. Melainkan, kata dia, akan memperkenalkan batik dan corak khas yang selama ini dikembangkan oleh warga binaan.

”dengan hasil itu bisa memiliki daya saing dengan produk lainya yang sudah ada,”jelasnya

Pihaknya menilai, batik tulis hasil karya warga binaan Rutan Kelas II B Sumenep memiliki daya tarik dan layak untuk dipasarkan. ”bahkan harganya sangat tinggi sehingga tidak dapat dijangkau oleh lapisan masyarakat,”ujarnya

Kepala Rutan Kelas II B Sumenep, Viverdi Anggoro menjelaskan, batik yang akan dipasarkan oleh HIPMI Sumenep tetap mengatasnamakan catra warga binaan pemasyarakatan.

”Karena mereka berkarya disni, keluarpun tetap membawa nama catra,”tegasnya

Pihaknya berharap, dengan adanya kerjasama dengan HIPMI Sumenep, dapat mempermudah penetapan label kepemilikan (Hak Cipta). (Tf021)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *