Hilang Terseret Air Bah, Siswi SMKN 1 Bengkulu Ditemukan Meninggal Dunia Hilang Terseret Air Bah, Siswi SMKN 1 Bengkulu Ditemukan Meninggal Dunia
GerbangBengkulu – Dinda Aisyah Fitriani (17) pelajar kelas XI, SMKN 1 Bengkulu, warga Jalan Tongkol, RT 02 RW 01 Lapas Penjara, Kelurahan Malabero, Kecamatan... Hilang Terseret Air Bah, Siswi SMKN 1 Bengkulu Ditemukan Meninggal Dunia

GerbangBengkulu – Dinda Aisyah Fitriani (17) pelajar kelas XI, SMKN 1 Bengkulu, warga Jalan Tongkol, RT 02 RW 01 Lapas Penjara, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu 17 Februari 2019.

“Posisi tubuh korban ditemukan di darat, tersangkut akar,” jelas Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana.

Kapolres yang ikut melakukan pencarian, mendapat informasi melalui panggilan radio HT (handy talky) jika korban telah ditemukan.

Ketika akan ikut naik ke atas perahu viber milik BPBD Kabupaten Seluma, Kapolres dicegah oleh relawan PMI.

“Bapak tunggu saja didarat, biar kami yang menyusuri aliran sungai,” ucap salah seorang anggota PMI

Beberapa saat kemudian, melalui radio HT, anggota PMI melaporkan jika jasad korban ditemukan di darat.

“Korban ditemukan di daratan, sekira Pukul 11.30 WIB,” jelasnya.

Setelah ditemukan, imbuh Kapolres, jasad pelajar kelas XI SMKN 1 Bengkulu tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Toni, anggota BPBD Kabupaten Seluma yang pertama kali menemukan jasad korban menyampaikan, pada saat menyusuri aliran sungai menggunkan perahu ia melihat sesosok tubuh tergeletak di rerumputan.

“Posisi jasad tersebut berada di daratan yang terletak di tengah aliran sungai di rerimbunan semak belukar,” jelasnya.

Jasad tersebut ditemukan berada 3 km dari lokasi korban dinyatakan hanyut.

Sementara itu Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu (Basarnas), Zul Indra saat dikonfirmasi mengenai pencarian kendaraan yang masih hilang menyatakan, Basarnas fokus kepada pencarian korban hilang.

“Operasi pencarian resmi dihentikan, karena korban telah ditemukan,” jelas Zul Indra singkat.

Diketahui, selain Dinda, terdapat tiga unit kendaraan sepeda motor yang turut hanyut terseret derasnya arus Sungai Kungkai.

Kejadian yang merenggut nyawa Dinda terjadi kemarin sore (16/2) di lokasi muara air terjun Curug Tigo, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma.

Saat itu, Dinda yang asyik berswafoto bersama 5 teman satu kelasnya, yakni dengan Dwi Aisyah Putri, Siti Sofra, Sefta Dwi Minna, Tiara Nabila, Nurma Yuni tiba-tiba dikejutkan dengan datangnya air bah.

Nahas, Dinda yang berada di aliran air tidak dapat menyelamatkan diri, terseret terbawa air bah. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *