Habitat Bunga Raflesia di Kepahiang Terancam Punah Habitat Bunga Raflesia di Kepahiang Terancam Punah
GerbangBengkulu – Habitat bunga raflesia di kawasan hutan lindung register 51, Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang dalam beberapa tahun mendatang dikhawatirkan akan... Habitat Bunga Raflesia di Kepahiang Terancam Punah

GerbangBengkulu – Habitat bunga raflesia di kawasan hutan lindung register 51, Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang dalam beberapa tahun mendatang dikhawatirkan akan punah, Kamis, 4 Oktober 2018.

Salah seorang pemerhati puspa langka di kawasan itu menyebut, kepunahan itu disebabkan oleh ulah tangan-tangan jahil yang memindahkan bunga raflesia dari habitatnya ke tempat yang lebih dekat dengan jalan lintas Bengkulu – Kepahiang.

Dugaan adanya tangan jahil itu terkuat saat ia menemukan bunga raflesia tumbuh 30 meter dari jalan lintas. Padahal, selama puluhan tahun ia tinggal di kawasan tersebut, bunga itu mekar di area yang  jaraknya 400 meter dari badan jalan.

“Kami menemukan bunga raflesia dengan satu buah bonggol atau umbinya tumbuh di luar kawasan habitat sebagaimana lazimnya,” ungkap narasumber yang identitasnya minta untuk tidak diungkap.

Dugaan itu terkuak, saat petugas kehutanan mendatangi lokasi itu dan menemukan bunga raflesia yang telah layu dengan satu buah umbinya.

Dari pengamatan bunga dan bonggol tersebut terlihat adanya bekas potongan akar yang menandakan jika bunga yang mekar itu tidak tumbuh alami.

“Kejadian ini baru pertamakali terjadi di Kepahiang, kami meminta pihak berwenang menindaklanjutinya agar kejadian ini tidak berulang,” tandasnya.

Dijelaskan, untuk habitat bunga raflesia di Kepahiang berada di kawasan hutan lindung register 51, terletak di 1 kilometer dari gapura perbatasan Kabupaten Bengkulu Tengah dengan Kabupaten Kepahiang, KM 51, Desa Tebat Monok. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *