Gerindra, PKB dan Perindo Jadi Bully-an  Usung Mantan Koruptor di Pilgub Bengkulu Gerindra, PKB dan Perindo Jadi Bully-an  Usung Mantan Koruptor di Pilgub Bengkulu
GerbangBengkulu – Konvoi dari Bandara Fatmawati Bengkulu, Agusrin M. Najamudin, diikuti oleh iring- iringan loyalis, langsung Mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal... Gerindra, PKB dan Perindo Jadi Bully-an  Usung Mantan Koruptor di Pilgub Bengkulu

GerbangBengkulu – Konvoi dari Bandara Fatmawati Bengkulu, Agusrin M. Najamudin, diikuti oleh iring- iringan loyalis, langsung Mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal Pasangan Calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Bengkulu 2020-2024 Agusrin M. Najamudin – Imron Rosyadi pada Minggu (6/09/2020).

Dengan diusung oleh Partai Politik yakni Gerindra, PKB, Perindo, dengan total dukungan 12 kursi DPRD Provinsi Bengkulu serta dua partai non parlemen PBB dan Gelora.

Partai Pengusung ini menjadi sorotan, tak hanya itu salah satu partai telah menyatakan berkomitmen tidak mengusung Eks Napi Koruptor.

Namun dari kesemua partai politik pengusung Paslon Agusrin- Imron, enggan memberi komentar saat di wawancara terkait Paslon yang pernah tersandung kasus korupsi saat menjabat  Gubernur periode 2005-2010.

Dari ke- lima parpol itu yakni Gerindra dengan 6 kursi, PKB 4 kursi, dan Perindo 2 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu serta mendapat dukungan dua parpol non parlemen yakni Gelora dan PBB.

Parpol yang mengusung Paslon jadi sorotan bully-an di kalangan masyarakat Bengkulu, lantaran mengusung Paslon mantan napi Koruptor.

“Seharusnya Parpol mampu menghadirkan sosok yang jadi bakal calon Gubernur adalah orang yang bersih dan punya integritas di tengah-tengah masyarakat, bukan mala mengusung mantan koruptor” tegas Deki A.G.S tokoh pemuda Bengkulu.

Usai mendaftar ke KPU, Agusrin langsung menemui loyalis dan berpidato.Dalam pidatonyo, mantan napi korupsi ini kembali membuka memori indah saat dirinya menjadi Gubernur Bengkulu kala itu. Sejumlah program yang digagasnya kala itu diklaim mampu membawa kesejahteraan masyarakat namun belum habis masa jabatan dirinya diterpa masalah hukum.

“Saya tidak mau mempersoalkan itu. Benar atau tidak bagi saya itu masa lalu yang harus dilupakan. Sekarang saya bersama pak Imron dan partai pengusung serta pendukung siap berjuang bersama memajukan Bengkulu yang menjadi daerah termiskin,” ucap Mantan Napi Korupsi ini.

Agusrin juga mengungkapkan, bahwa sebelumnya dirinya tidak berminat mencalonkan diri kembali menjadi gubernur Bengkulu. Namun hasil survei menepatkan urutan dirinya teratas di masyarakat Bengkulu.

Lantaran itu, dirinya tidak ingin mengecewakan masyarakat Bengkulu yang masih menginginkan nya kembali memimpin ‘Bumi Rafflesia’.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah mengatakan bahwa, bakal paslon Agusrin – Imron telah menyerahkan persyaratan pencalonan sama dengan proses dilakukan pada calon yang lainnya.

Hari ini, katanya, syarat pencalonan sepeti dukungan parpol yang sudah ditanda tangani oleh DPP partai pengusung dan semua untuk syarat itu lengkap dan KPU terima.

“Namun untuk syarat calon ada atau tidak ada mulai besok 7-12 September mengecek secara adminstrasi keabsahan jika ada yang kurang,” tegasnya.

Darlinsyah menambahkan bahwa, dengan begitu ada tiga bakal paslon yang telah mendaftar ke KPU provinsi Bengkulu.

Ketiga Paslon itu, Rohidin Mersyah – Rosjonsyah, Kemudian Agusrin M. Najamudin – Imron Rosyadi, dan Helmi Hasan – Muslihan Diding Soetrisno.(AP027)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *