Gegara Tak Menyalakan Lampu, 2 Motor Adu Kambing, 3 Orang Terjungkal di Aspal Gegara Tak Menyalakan Lampu, 2 Motor Adu Kambing, 3 Orang Terjungkal di Aspal
GerbangBengkulu – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit sepeda motor terjadi di Jalan Petai Keriting, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, pada Sabtu... Gegara Tak Menyalakan Lampu, 2 Motor Adu Kambing, 3 Orang Terjungkal di Aspal

GerbangBengkulu – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit sepeda motor terjadi di Jalan Petai Keriting, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, pada Sabtu malam (1/8) sekitar jam 22.30 WIB.

Dalam kecelakaan ini dua orang mengalami luka berat. Penumpang sepeda motor Jupiter Z, Ruben 16 tahun, warga Desa Sinar Pagi dilaporkan mengalami luka ringan, Minggu 2 Agustus 2020.

Dua orang yang mengalami luka berat yakni Wendi Caniago, 18 tahun, warga Desa Tanjung Seluai pengendara Jupiter Z, dengan pengendara Satria FU, Muhamad Jumri (23) warga Desa Padang Rambun, yang sepeda motornya tidak memiliki kelengkapan lampu.

Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo melalui Kasatlantas Iptu Lilik Sucipto menyampaikan, Ruben mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kanan, mulut bengkak, luka robek kaki kiri, dan tidak sadarkan diri.

Muhamad Jumri mengalami patah kaki kiri, pecah tempurung kaki sebelah kiri, dan luka robek di kepala. Sedangkan Wendi gigi depannya patah satu dan kaki kanannya lecet.

Kronologis terjadinya kecelakaan, jelas Lilik, saat itu pengendara sepeda motor Jupiter Z BD 4820 CG melaju dari arah Petai Keriting menuju jalur dua Mandi Angin, dan Suzuki Satria FU 150, tanpa pelat nomor, berjalan dari arah Kelurahan Mandi Angin.

“Menurut keterangan saksi, dugaaan kelalaian ada pada kedua pengendara sepeda motor karena kurangnya lampu penerangan pada motornya,” jelasnya.

Ditegaskan, pengendara dan penumpang sepeda motor tersebut tidak ada yang memakai helm. Kerasnya benturan mengakibatkan kedua sepeda motor ringsek pada bagian depan. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *