Gadis 17 Tahun Dijual ke Sejumlah Pria Hidung Belang Gadis 17 Tahun Dijual ke Sejumlah Pria Hidung Belang
GerbangBengkulu – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Bengkulu mengungkap kasus persetubuhan dan eksploitasi seksual terhadap anak dibawah umur. “Kelima pelaku dengan inisial RS... Gadis 17 Tahun Dijual ke Sejumlah Pria Hidung Belang

GerbangBengkulu – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Bengkulu mengungkap kasus persetubuhan dan eksploitasi seksual terhadap anak dibawah umur.

“Kelima pelaku dengan inisial RS (17), SA (24), MH (32), AP (28) dan DS (31) berhasil diamankan penyidik kepolisian,” terang Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno didampingi Kanit PPA Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu AKP Nurul Huda, Senin 26 November 2018.

Korban sebut saja namanya Mawar, bukan nama sebenarnya, gadis berusia 17 tahun berasal dari salah satu desa di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Mawar awalnya ditawari bekerja di Kota Bengkulu oleh pelaku RS. Sesampainya di Kota Bengkulu, ia malah dijual ke pria hidung belang di kawasan eks terminal Sungai Hitam.

“Tanggal 3 November 2018 RS mengantarkan korban ke terminal Sungai Hitam untuk melayani 4 pria hidung belang, setelah selesai, RS kemudian juga minta berhubungan badan dengan korban,” jelas Sudarno.

Berselang satu hari usai Mawar diajak pergi pelaku, ayah korban menanyakan keberadaan anaknya, namun RS tidak mengindahkan pertanyaan ayah korban.

Sementara untuk pelaku SA, MH, dengan AP mereka terlibat dalam dalam tindak persetubuhan dengan korban.

Ketiga pelaku disebutkan mem-booking Mawar dan membawanya ke sebuah pondok (rumah kebun) di daerah Nakau, mereka memberinya imbalan sebesar Rp 300 ribu.

Setelah kejadian tersebut AP kemudian mengenalkan Mawar dengan pelaku DS, dari perkenalan itu DS kemudian mengajak Mawar ke salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang.

Selama 1 pekan berada di Kota Bengkulu Mawar disetubuhi para pelaku di empat lokasi yang berbeda.

“Setelah menerima laporan dari ayah korban, tim langsung bergerak menangkap kelima pelaku di lokasi yang berbeda. Dari para pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor pelaku yang digunakan saat membawa korban serta 2 unit HP,” tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dapat dijerat pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) juncto pasal 76 d dan Pasal 82 ayat (1) juncto pasal 76 e dan Pasal 88 juncto pasal 76 i Undang-Undang RI No 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *