Duel dengan Beruang Madu, Warga Seluma Nyaris Tewas Duel dengan Beruang Madu, Warga Seluma Nyaris Tewas
GerbangBengkulu – Ridwan, petani warga Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma nyaris tewas usai berduel dengan beruang madu di lahan perkebunan karet miliknya... Duel dengan Beruang Madu, Warga Seluma Nyaris Tewas

GerbangBengkulu – Ridwan, petani warga Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma nyaris tewas usai berduel dengan beruang madu di lahan perkebunan karet miliknya pada Sabtu, 5 Januari 2019 siang.

“Saat itu saya sedang bertandang ke dusun, kemudian ada warga yang melapor ada salah seorang warga yang diserang harimau. Kemudian saya bersama puluhan warga mendatangi kebun Ridwan yang berjarak 10 kilometer dari pemukiman warga,” jelas Yos Sudarso.

Sesampainya di lokasi perkebunan karet milik korban, warga melihat kepala dan tubuh Ridwan berlumuran darah.

Istri korban bercerita, imbuh Yos, jika saat itu mereka sedang menyadap karet.

Tiba-tiba anjing yang menemaninya di kebun menggonggong, terlihat olehnya seekor beruang madu bersama anaknya melintas di kebun karet.

Disebutkan, jika induk beruang mengamuk karena menduga anaknya diganggu oleh anjing yang dibawa korban.

“Tiba-tiba induk beruang menyerang Ridwan. Ridwan dilaporkan sempat berduel dan menebas tangan hewan beruang tersebut menggunakan pisau,” kata Yos.

Nahas bagi Ridwan, pada saat berduel kakinya terlilit semak belukar dan membuatnya terjatuh. Tanpa ampun, beruang itu dilaporkan langsung menerkam dan menggigit kepalanya.

Beruntung, istri korban yang menemaninya menyadap karet berteriak dan memanggil anjing peliharaan yang dibawa dari dusun.

Anjing peliharaannya itu langsung menggonggong dan berusaha menolong sang majikan. Gonggongan anjing itu berhasil mengalihkan perhatian beruang yang semula menyerang suaminya.

Melihat adanya kesempatan, Ridwan kemudian bangkit dan melarikan diri dari amukan hewan buas tersebut.

Sebelum dilarikan ke RSUD Tais menggunakan mobil milik Yos, untuk membawa korban warga mengevakuasinya menggunakan tandu.

“Kini korban tengah dirawat di RSUD M Yunus Bengkulu. Sebelumnya ia dibawa ke RSUD Tais, namun karena tulang keningnya retak korban langsung dirujuk ke Bengkulu, tandas Yos Sudarso yang menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Seluma. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *