Ditegur Karena Sering Chat Istrinya, Pria Malah Emosi dan Tinju Korban Ditegur Karena Sering Chat Istrinya, Pria Malah Emosi dan Tinju Korban
GerbangBengkulu – Seorang tenaga honorer di RSUD Curup dengan inisial IK (31), warga Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong harus berurusan... Ditegur Karena Sering Chat Istrinya, Pria Malah Emosi dan Tinju Korban

GerbangBengkulu – Seorang tenaga honorer di RSUD Curup dengan inisial IK (31), warga Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diduga melakukan tindak penganiayaan, Senin 12 November 2018.

Pelaku dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap Darmanto (42) warga Jalan Merpati 2, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah.

Menurut Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim AKP Jerry A Nainggolan, terjadinya penganiayaan itu berawal dari korban Darmanto yang memperingatkan IK agar tidak lagi mengirim pesan ke istrinya.

“Mengetahui handpone istrinya sering dikirimi pesan oleh IK, ia lantas menghubungi istri IK agar jangan lagi mengganggu keharmonisan rumah tangganya, atau pihaknya akan melaporkan tindakan itu ke pihak berwajib,” ungkap Jerry.

Mendengar ucapan itu, istri pelaku kemudian menyatakan akan menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan.

Berselang beberapa waktu, pelaku bersama istri dan ibunya datang ke rumah korban di Jalan Merpati 2 Kelurahan, Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong untuk menyelesaikan persolan tersebut secara baik-baik.

Melihat kedatangan IK bersama istri dan ibunya, Darmanto berucap “Lah melawan nian kau kini yo wan,” terang korban dalam berita acara pemeriksaan atau BAP.

Mendengar ucapan itu, IK tersulut emosinya kemudian mendorong korban dan melakukan pemukulan terhadap korban.

Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka bengkak di bagian keningnya, dan di lengan tangannya dilaporkan juga mengalami luka lecet.

Tidak terima mendapat perlakuan itu, ia kemudian membuat laporan penganiayaan ke pihak kepolisian.

Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 2 tahun 8 bulan. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *