Diduga Tidak Transparan, Puluhan Balon Kades Geruduk Kantor Bupati Diduga Tidak Transparan, Puluhan Balon Kades Geruduk Kantor Bupati
Bakal Calon Kades saat mendatangi Kantor Bupati B/U (Foto:GB/ISMAIL)
GerbangBengkulu – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara langsung di Kabupaten Bengkulu Utara tidak berjalan mulus seluruhnya. Hari ini, para calon kades dari beberapa desa... Diduga Tidak Transparan, Puluhan Balon Kades Geruduk Kantor Bupati

GerbangBengkulu – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara langsung di Kabupaten Bengkulu Utara tidak berjalan mulus seluruhnya. Hari ini, para calon kades dari beberapa desa melakukan aksi protes dengan mendatangi kantor Bupati Bengkulu Utara.

Dari pantauan Gerbang Bengkulu, kedatangan puluhan calon peserta Pilkades ini, guna mempertanyakan transparansi hasil psikotes yang dikeluarkan oleh pihak RSJKO Bengkulu. Mereka menduga, pelaksanaan kegiatan yang pertama kalinya di Kabupaten Bengkulu Utata ini sudah tidak netral.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini kami rasa tidak transparan dalam menentukan hasil psikotes Cakades,” ungkap Calon Kades Dusun Kali, Sudarman, dalam pertemuan di Ruang Pola Setdakab Bengkulu Utara, Jum’at 24 Juni 2016.

Disisi lain, Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional Pers Informasi Negara Republik Indonesia (LTKPSKN PIN-RI), Arsi, menduga, ada interpensi pasca Pilkada 2015 dalam penyelenggaraan Pilkades 2016 ini. Selain itu diduga ada pemalsuan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga hasil yang sebelumnya telah diumumkan kepublik diralat dan kembali diumumkan dengan hasil yang berbeda dari yang sebelumnya.

“Hal ini sudah bukan rahasia lagi, kita juga sudah klarifikasi ke RSJKO di sana hanya mengeluarkan hasil psikotes berupa keterangan kurang, cukup dan baik. Menentukan lulus atau tidaknya pihak Pemkab Bengkulu Utara,” jelasnya.

Bila bicara kwalitas Calon Kepala Desa, lanjut Arsi, mengapa mereka dengan ijazah paket A, B atau pun C bisa jadi peserta Calon Kades. “Saya berpendapat Pilkades di Bengkulu Utara belum siap digelar 2016. Benahi dulu sistemnya, SDM, dan netralitas dalam bekerja hilangkan interpensi,” tegasnya.

Asisten I Setdakab Bengkulu Utara, Sahat Situmorang, mengatakan, proses di setiap tahapan sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup). Hasil psikotes tidak ada kaitanya dengan panitia.“Hasil Psikotes mutlak dikeluarkan dari RSJKO Bengkulu,” pungkasnya. (ism006)

gerbang 86

  • Chrinstine

    07/25/2016 #1 Author

    Hi, I do believe this is an excellent site. I stumbledupon it 😉
    I’m going to revisit yet again since I book marked it. Money and freedom is
    the best way to change, may you be rich and continue to
    help others.

    Balas

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *