Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan Jembatan di Desa Nanti Agung Senilai Rp 625 juta Diadukan ke Polisi Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan Jembatan di Desa Nanti Agung Senilai Rp 625 juta Diadukan ke Polisi
GerbangBengkulu – Pekerjaan jembatan gantung di Desa Nanti Agung Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma dilaporkan ke Polres Seluma. Salah seorang warga yang ditemui menyampaikan,... Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan Jembatan di Desa Nanti Agung Senilai Rp 625 juta Diadukan ke Polisi

GerbangBengkulu – Pekerjaan jembatan gantung di Desa Nanti Agung Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma dilaporkan ke Polres Seluma.

Salah seorang warga yang ditemui menyampaikan, sejumlah perwakilan masyarakat telah menyampaikan dugaan terjadinya penyimpangan pembangunan jembatan itu ke pihak kepolisian.

“Anggaran pembangunannya bersumber dari Dana Desa dan pengerjaannya pada 2019,” jelas Denson, warga Desa Nanti Agung.

Dana Desa sebesar Rp 625 juta yang digunakan dalam pembiayaan jembaatan itu dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kita sudah berupaya meminta RAB pembangunan jembatan gantung itu, namun Ketua TPK tidak memberikannya,” jelasnya.

Jembatan gantung pengerjaan tahun 2019 ini memiliki panjang 83 meter yang membentang diatas sungai Talo. Jembatan itu menghubungkan pemukiman warga dengan lahan perkebunan milik masyarakat.

Terpisah Kepala Desa Nanti Agung, Rejmi Harwin saat dikonfirmasi terkait persoalan jembatan gantung tersebut menyampaikan jika dirinya tidak mengetahuinya.

Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo melalui Kasat Reskrim Polres Seluma AKP Bakit Eko Hadi Suseno saat dikonfirmasi membenarkan aduan warga tersebut.

“Kemarin memang ada sejumlah warga Desa Nanti Agung yang datang ke Polres Seluma yang melaporkan penggunaan DD Tahun 2019, namun saya arahkan untuk membuat aduan masyarakat,” jelas Bakit.

Ditambahkan, berkas aduan tersebut akan dipelajari terlebuh dahulu.

“Hari ini kemungkinan surat aduannya telah masuk, akan kami pelajari aduannya terlebih dahulu,” tandasnya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *