Desa ini Gunakan DD Anggarkan JKN KIS Bagi Perangkat Desanya Desa ini Gunakan DD Anggarkan JKN KIS Bagi Perangkat Desanya
GerbangBengkulu – Kepala desa Mekar Jaya, Kecamatan Ulu Talo bersama perangkatnya mendaftar menjadi peserta JKN KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat) menggunakan Dana... Desa ini Gunakan DD Anggarkan JKN KIS Bagi Perangkat Desanya

GerbangBengkulu – Kepala desa Mekar Jaya, Kecamatan Ulu Talo bersama perangkatnya mendaftar menjadi peserta JKN KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat) menggunakan Dana Desa.

“Kami harapkan setiap kepala desa bisa ikut mencontoh Mekar Jaya yang punya Jamkesdes dari Dana Desanya. Melalui dari ADD atau DDnya bagi masyarakat miskin di desa tersebut,” terang Kepala BPJS Cabang Bengkulu Rizki Lestari saat ditemui seusai rapat di kantor bupati Seluma, pada Senin 15 Oktobet 2017.

Terkait potensi Jamkesdes apabila digulirkan di Kabupaten Seluma pada 2018, Riski menyebut peserta Jamkesdes bisa mencapai 6 ribu hingga 9 ribuan.

“Sebenarnya kalau untuk perangkat desa dan aparat desa itu potensinya untuk Seluma saja bisa mencapai enam hingga sembilan ribu. Dengan asumsi satu desa itu perangkatnya ada 10, di kalikan family sizenya 3, kali 182 desa menjadi enam ribuan (peserta),” terang Riski.

Terkait penggunaan Dana Desa untuk seluruh perangkat desa seKabupaten, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Irihadi saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya masih akan menelaah terkait aturan boleh tidaknya DD digunakan untuk Jamkesdes.

“Apabila regulasinya boleh menggunakan Dana Desa, kita akan merubah Perbub tentang kepala desa dan perangkatnya, bahwa mereka harus ikut BPJS. Namun, kita akan lihat peraturannya dulu,” terang Irihadi.

Terkait penambahan jumlah peserta JKN KIS untuk warga miskin di Seluma pada 2018, Irihadi menyatakan pihaknya masih menunggu besaran anggaran DAU tahun 2018 yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Seluma.

“Kalau 40 ribuan masyarakat di desa yang tidak mampu dimasukkan semua menjadi peserta akan menyedot anggaran Rp 11 milyar lebih, kita khawatir anggaran belum mampu,” ujar Sekda (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *