Cegah Penyebaran Virus Corona di Bengkulu, Petugas Bubarkan 4 Acara Resepsi Pernikahan Cegah Penyebaran Virus Corona di Bengkulu, Petugas Bubarkan 4 Acara Resepsi Pernikahan
GerbangBengkulu – Polda Bengkulu dan jajaran memastikan akan melakukan pembubaran kegiatan keramaian di setiap Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Bengkulu guna menanggulangi... Cegah Penyebaran Virus Corona di Bengkulu, Petugas Bubarkan 4 Acara Resepsi Pernikahan

GerbangBengkulu – Polda Bengkulu dan jajaran memastikan akan melakukan pembubaran kegiatan keramaian di setiap Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Bengkulu guna menanggulangi penyebaran virus corona atau covid–19.

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno, menegaskan pihak kepolisian akan melakukan pembubaran acara keramaian yang diselengarakan oleh masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran virus di Provinsi Bengkulu, pada Sabtu 28 Maret 2019.

Disampaikan, sebelumnya jajaran Polsek Pondok Kelapa melakukan pembubaran acara resepsi pernikahan yang dilaksanakan di di Desa Abu Sakim, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tercatat, sampai hari ini Polda Bengkulu dan jajaran kembali melakukan pembubaran pada tempat keramaian sebanyak empat kali.

“Imbauan kepada masyarakat yang berencana menggelar acara yang akan menimbulkan keramaian, tunda dulu,” pinta Sudarno.

Sejumlah pembubaran keramaian yang dilakukan petugas kepolisian diantaranya 2 acara resepsi pernikahan Kabupaten Kaur, yakni di Kelurahan Tanjung Iman dengan di Desa Awat Mata.

Selain itu, pembubaran resepsi pernikahan juga dilakukan di Desa Kota Padang, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, serta jamaah tablig yang berada di Desa Sukarame, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma.

“Menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama mengikuti instruksi yang telah di keluarkan pemerintah, dan apabila masih melanggar sesuai dengan maklumat Kapolri petugas berhak melakukan pembubaran,” tegasnya.

Apa yang dilakukan petugas, jelas Sudarno, hal itu untuk kebaikan bersama agar tidak terjadi penularan virus corona di wilayah Bengkulu.

”Agar kepala desa, pak RT dan pak RW bisa mengkomunikasikan ke Polsek terdekat apabila ada masyarakat yang masih nekat untuk melaksanakan pesta atau kegiatan yang menghadirkan orang banyak.” Pungkas Sudarno. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *