Butuh Uluran Tangan, Bocah 8 Bulan Idap Pembengkakan Hati Butuh Uluran Tangan, Bocah 8 Bulan Idap Pembengkakan Hati
GerbangBengkulu – Kondisi Calvin Aliansyah, balita 8 bulan penderita pembengkakan hati hingga kini tak kunjung membaik. Meskipun sempat mendapatkan perawatan disejumlah rumah sakit, anak... Butuh Uluran Tangan, Bocah 8 Bulan Idap Pembengkakan Hati

GerbangBengkulu – Kondisi Calvin Aliansyah, balita 8 bulan penderita pembengkakan hati hingga kini tak kunjung membaik. Meskipun sempat mendapatkan perawatan disejumlah rumah sakit, anak pasangan buruh tani Sapriyansyah (27 th) dan Citra Purwati (27 th), warga desa Tanjung Sanai II kecamatan Padang Ulaka Tanding (PUT) ini terus menangis menahan rasa sakit yang dialaminya.

Dari informasi yang didapat, sebelumnya Calvin telah dirawat di rumah sakit Ar Bunda kota Lubuklinggau selama 4 hari. Kemudian bocah tersebut juga menjalani pengobatan di rumah sakit Mohammad Husein Palembang selama 12 hari. Namun, kondisinya tidak mengalami kemajuan, malah sebaliknya kondisi Calvin menurun dengan kondisi perut semakin membesar.

Berdasarkan keterangan dokter, jalan satu-satunya yang dapat dilakukan untuk kesembuhan Calvin hanyalah dengan cangkok hati. Namun biaya untuk melakukan operasi tersebut cukup mahal yakni berkisar Rp 600 juta. Lantaran kondisi putranya tak kunjung membaik dan keterbatasan biaya, kedua orangtuanya terpaksa membawa Calvin kembali dirawat sendiri dirumah. Hingga saat ini keluarga kurang mampu ini hanya mengarapakan belas kasihan dari masyarakat untuk kesembuhan putranya.

Salah satu karyawan swasta, Santoso (32) usai menyerahkan bantuan menjelaskan kondisi Calvin yang kian memburuk. “Kondisi Calvin pada saat mengunjunginya sangat menyedihkan, ia sering menangis menahan rasa sakit. Orang tua Calvin sebagai buruh tani yang penghasilannya cukup kecil dan hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terang Santoso.

Diketahui pula, kedua orang tua Calvin saat ini tinggal dirumah orangtuanya di kawasan Desa Tanjung Sanai II, lantaran tidak memiliki tempat tinggal sendiri. “Kita berharap kepada pemkab Rejang Lebong untuk bisa membantu meringankan beban orang tua Calvin demi kesembuhan putranya,” harap Santoso.

Melihat kondisi Calvin saat ini, pihak keluarga berharap ada uluran tangan dari dermawan untuk meringankan biaya berobat putra kesayangannya, sehingga dapat menjalani pengobatan lebih intensif dan kembali layaknya balita nomal biasanya. (rik007)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *