Bupati Rejang Lebong Janjikan Uang Tunai Rp10 juta Bagi Penangkap Pelaku Politik Uang Bupati Rejang Lebong Janjikan Uang Tunai Rp10 juta Bagi Penangkap Pelaku Politik Uang
GerbangBengkulu – Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, menjanjikan hadiah uang tunai Rp 10 juta bagi masyarakatnya yang bisa menangkap pelaku politik uang atau money... Bupati Rejang Lebong Janjikan Uang Tunai Rp10 juta Bagi Penangkap Pelaku Politik Uang

GerbangBengkulu – Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, menjanjikan hadiah uang tunai Rp 10 juta bagi masyarakatnya yang bisa menangkap pelaku politik uang atau money politic pada Pemilu 2019.

“Pemberian hadiah dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat guna mewujudkan Pemilu 2019 di Kabupaten Rejang Lebong aman dan bersih serta jujur dan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” kata Ahmad Hijazi, Minggu 14 Oktober 2018.

Ditegaskan, dalam pesta demokrasi tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun, karena sifatnya yang luber jurdil atau langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil

Menurutnya, jika ada calon legislatif atau caleg yang memberikan uang, silahkan diambil uangnya namun jangan dipilih.

“Sebagai ilustrasi bila ada Caleg memberi uang Rp 100 ribu jika dibagi lima tahun Rp 20 ribu, dan jika dibagi lagi 12 bulan hanya sekitar Rp 1 ribu dan jika dibagi lagi 30 hari, sudah tidak ada harganya lagi,” ujar Bupati.

Sementara bagi para caleg yang memberi uang dan terpilih menjadi anggota dewan ia akan menikmati segala fasilitas menjadi anggota dewan, sedangkan warga yang diberi uang tadi masih seperti itu kehidupanya.

“Perilaku politik uang seperti inilah yang saat ini merusak tatanan demokrasi, sekaligus merusak negara,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar masyarakat jangan mudah diadu domba yang akhir-akhir ini dapat dirasakan dengan polarisasi di media sosial.

“Sesama muslim saling bertengkar, belum lagi dipecah belah oleh informasi hoaks,” ungkapnya

Bupati menyarankan, apabila timbul suatu permasalah dan masyarakat tidak mengerti, diminta tidak segan untuk bertanya kepada tokoh masyarakat, perangkat desa ataupun ke pihak TNI Polri maupun ke pegawai pemerintahan lainnya.

“Menjelang Pemilu 2019, masyarakat dan para Kades dihimbau untuk mewaspadai jika ada orang baru yang dikenal masuk ke desa dan mengiming-imingi bantuan berupa barang ataupun uang,” tutur Bupati.

Apalagi jika tiba-tiba ada caleg dan menawarkan akan membangun segala usulan warga, padahal anggota dewan saat ini juga tidak berbuat banyak dalam membangun.

“Karena memang anggaran yang dimiliki Pemkab Rejang Lebong hanya sedikit sehingga tidak bisa langsung melaksanakan semua usulan pembangunan,” tutup Bupati. (azm001)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *