BPD Diharapkan Aktif Berperan dalam Pemerataan Pembangunan Desa BPD Diharapkan Aktif Berperan dalam Pemerataan Pembangunan Desa
GerbangBengkulu – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diharapkan menyerap aspirasi masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan desa secara merata. Anggota BPD yang dipilih secara langsung... BPD Diharapkan Aktif Berperan dalam Pemerataan Pembangunan Desa

GerbangBengkulu – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diharapkan menyerap aspirasi masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan desa secara merata. Anggota BPD yang dipilih secara langsung oleh masyarakat ini diyakini mampu mewakili setiap ide guna kemajuan suatu wilayah.

“Semoga bisa mewakili aspirasi masyarakat dan berperan aktif dalam pembangunan di Desa secara merata” kata Untung warga Desa Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Minggu 27 Oktober 2019.

Usai melakukan pemilihan langsung anggota BPD wilayah setempat, Untung mengungkapkan, selain menyerap aspirasi, anggota BPD terpilih merupakan wakil dari warga dalam mengawasi dan melakukan kontrol terhadap pembangunan Desa setempat.

Disisi lain, Panitia Pemilihan Badan Permusyawarahan Desa Sukamto menjelaskan, sebanyak 50 mata pilih dari 5 Rukun Warga merupakan bukti antusias masyarakat terhadap pemilihan BPD Dusun III.

Penetapan mata pilih ini merujuk kepada Peraturan Bupati dengan menetapkan, tokoh agama, masyarakat, perempuan, pemuda dan tokoh pendidikan sebagai mata pilih tetap. “Kondusif, kehadiran 100 persen, ini merupakan bukti dari antusias masyarakat akan pemilihan anggota BPD secara langsung,” sampai Sukamto.

Terpisah, Camat Padang Jaya Inayati menegaskan, tugas anggota Badan Permusyawarahan Desa mengacu pada regulasi desa yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sementara itu, fungi Badan Permusyawaratan Desa yang tercantum dalam Permendagri No.110/2016 disebutkan bahwa BPD mempunyai fungsi, membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

“Dari tiga tugas ini sudah jelas BPD adalah lembaga yang memiliki kekuatan dalam dalam menyepakati peraturan desa yang bakal menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan desa,” papar Camat

Selain itu, lanjut Inayati, BPD juga menampung dan menyalurkan aspirasi dari warga desa pada Kepala Desa yang kemudian dijadikan pedoman oleh Kepala Desa beserta jajarannya dalam melaksanakan program pembangunan desanya agar mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Desa.

“Hebatnya, BPD juga sekaligus memiliki kekuatan untuk mengawasi proses pembangunan desa dalam seluruh aspek. Ini menunjukkan betapa penting dan kuatnya keberadaan BDP dalam ranah politik dan sosial desa,” tutupnya. (ism006)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *