Belajar Mobil, Ustad ini Tabrak Sejumlah Orang, Seorang Bocah Dilaporkan Tewas Belajar Mobil, Ustad ini Tabrak Sejumlah Orang, Seorang Bocah Dilaporkan Tewas
GerbangBengkulu – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raden Fatah Kota Bengkulu, di depan simpang perumahan Alfatindo pada Selasa (9/4) sore menyebabkan seorang korban tewas.... Belajar Mobil, Ustad ini Tabrak Sejumlah Orang, Seorang Bocah Dilaporkan Tewas

GerbangBengkulu – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raden Fatah Kota Bengkulu, di depan simpang perumahan Alfatindo pada Selasa (9/4) sore menyebabkan seorang korban tewas.

“Seorang korban meninggal di RSUD M Yunus Bengkulu,” kata Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Kasat Lantas AKP Agis Arya Denawan, Rabu 10 April 2019.

Korban tewas merupakan bocah yang saat kejadian sedang membeli bakso bakar.

Keza Putri Anggraini (10), pelajar asal Desa Lagan Bungin Kabupaten Bengkulu Tengah meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara Apradisa Altirza (7) teman Keza, dilaporkan mengalami luka lecet di bagian tangan dan kakinya.

Sedangkan penjual bakso yang turut tertabrak mobil Daihatsu Grand Max berpelat nomor BD 9689 BD mengalami luka berat dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.

“Pedagang bakso yang tertabrak mobil bernama Nulisman (50), warga Perum Sosial, Jl Teratai Indah Blok D Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu,” jelas Agis.

Kronologis kecelakaan berawal dari Ekhwan Nurhuda (34), pengemudi mobil Grand Max yang baru belajar mengemudikan mobil.

Mobil saat itu sedang melaju dari arah simpang SPBU Air Sabakul menuju ke IAIN Bengkulu.

Sesampainya di TKP pengemudi mobil bermaksud menghentikan laju kendaraannya. Namun malah menginjak pedal gas, bukannya pedal rem. Sehingga mobil yang dikemudikan Nurhuda itu menabrak penjual bakso bakar dengan dua bocah yang sedang mengantri membeli jajanan tersebut.

Nurhuda dan kendaraan yang terlibat dalam kencelakaan saat ini telah diamankan pihak kepolisian di Unit Laka Lantas Polres Bengkulu.

Dari informasi yang dihimpun, Nurhuda merupakan pengajar di madrasah diniyah di Desa Lokasi Baru, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, dan ia mengajar di sekolah yang letaknya berada di dekat kediamannya.

“Ia ikut bekerja di Kota Bengkulu, dan baru belajar mengemudikan mobil di jalan raya,” jelas salah seorang warga Desa Lokasi Baru. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *