Basarnas Bengkulu Hentikan Proses Pencarian Pelajar Tenggelam di Sungai Musi Basarnas Bengkulu Hentikan Proses Pencarian Pelajar Tenggelam di Sungai Musi
GerbangBengkulu – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu (Basarnas) Abdul Malik menyampaikan, proses pencarian terhadap Aditio Pratama (16) korban tenggelam di sungai Musi di... Basarnas Bengkulu Hentikan Proses Pencarian Pelajar Tenggelam di Sungai Musi

GerbangBengkulu – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu (Basarnas) Abdul Malik menyampaikan, proses pencarian terhadap Aditio Pratama (16) korban tenggelam di sungai Musi di Kabupaten Kepahiang resmi dihentikan, pada Minggu, 16 Desember 2018.

Aditio Pratama (16) seorang pelajar warga Perumnas Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang dilaporkan hanyut di sungai Musi saat mandi di aliran sungai tersebut bersama empat temannya, pada Senin sore, (10/12).

“Tadi malam kami sudah bermusyawarah dengan pihak keluarga. Kami menyampaikan jika usaha pencarian korban telah dilakukan secara maksimal oleh tim SAR Gabungan yang terdiri Basarnas, Polres TNI, BPBD dan keluarga. Namun, hingga 6 hari pencarian tim tidak mendapatkan keberadaan korban,” jelas Abdul Malik.

Dalam musyawarah itu juga disampaikan, apabila besok pagi tim SAR Gabungan belum juga menemukan korban, proses pencarian korban resmi dihentikan.

“Namun kami tetap memantau perkembangan di lapangan, apabila ada petunjuk keberadaan korban dan keluarga membutuhkan bantuan evakuasi, personil Basarnas akan kembali diterjunkan,” tuturnya.

Perwakilan pihak keluarga malam itu juga mengucapkan rasa terimakasih atas upaya pencarian yang telah dilakukan secara maksimal dari tim SAR Gabungan untuk menemukan korban, meski korban belum ditemukan.

“Hari ketujuh pencarian sesuai permintaan keluarga kami menyusuri titik dimana korban diduga kuat ada di titik itu. Namun pencarian di hari terakhir ini keberadaan korban tidak juga ditemukan,” ungkap Abdul.

Sekira pukul 15.00 WIB proses pencarian resmi dihentikan dan anggota Basarnas kembali ke kantor di Bengkulu.

Abdul menyampaikan, sungai Musi memiliki arus air sangat deras. Hal itu membuat tim tidak dapat melakukan upaya penyelaman. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *