Bacakan Pantun, Kapolsek Sukaraja Menyerukan Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma Aman Bacakan Pantun, Kapolsek Sukaraja Menyerukan Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma Aman
GerbangBengkulu – Dalam FGD (forum group discussion) Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma Bengkulu, aman, damai dan sejuk di halaman kantor Kecamatan Sukaraja, Kapolsek Sukaraja... Bacakan Pantun, Kapolsek Sukaraja Menyerukan Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma Aman

GerbangBengkulu – Dalam FGD (forum group discussion) Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma Bengkulu, aman, damai dan sejuk di halaman kantor Kecamatan Sukaraja, Kapolsek Sukaraja Iptu Saiful Ahmadi membacakan pantun yang berisi ajakan untuk menjaga kamtibmas di masyarakat.

“Cari kumbang di dalam taman, kumbang didapat di bunga inai. Mari jaga pemilu aman, agar hidup sejuk dan damai,” ucap Saiful disusul tepuk tangan peserta diskusi, Sabtu 22 Agustus 2020.

Kepolisian Sektor Sukaraja jajaran Polres Seluma Polda Bengkulu menggelar FGD dan mengundang Panitia Pemilihan Kecamatan, Bawaslu, tokoh masyarakat dan kepala desa se-Kecamatan Sukaraja, termasuk camat dan Danramil 03-425 Seluma.

Ditegaskan oleh Saiful, masyarakat dihimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan agar tidak terjerat dengan UU ITE.

“Jangan langsung membagikan tautan di media sosial yang tidak jelas asal usulnya, harus tabayun (klarifikasi) dulu karena menyebarkan informasi hoax ancaman pidananya sama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Camat Sukaraja Ramlan Efendi meminta kepala desa, lurah, dan penyelenggara pemilu yang wilayahnya berbatasan dengan Kota Bengkulu untuk lebih teliti dalam melaksanakan tugasnya.

Disampaikan, sejumlah desa di Kecamatan Sukaraja berbatasan dengan Kota Bengkulu dan rawan terjadinya polemik ketika pelaksanaan Pilkada 2020.

“Air Kemuning, Kuti Agung dan Riak Siabun disana banyak warga Kota Bengkulu dan memiliki identitas warga Kota Bengkulu dan tinggal di Kabupaten Seluma, di desa itu,” ucapnya.

Meski banyak warga Kota Bengkulu yang tinggal di Kabupaten Seluma selama ini belum pernah tejadi polemik saat pemilu seperti terjadinya eksodus pemilih.

“Mari bersama-sama mengawasi mana penduduknya dan mana yang warga luar kabupaten yang hanya berhak memilih gubernur,” ujar Ramlan.

Selain itu, dirinya mengajak para ASN, kepala desa dan perangkatnya netral dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Seluma, agar pesta demokrasi yang digelar berjalan aman, damai dan sejuk. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *