Abaikan Tuntutan, Warga Kelurahan Babatan Ancam Segel Sejumlah Perusahaan Abaikan Tuntutan, Warga Kelurahan Babatan Ancam Segel Sejumlah Perusahaan
GerbangBengkulu – Sejumlah perwakilan masyarakat dari Kelurahan Babatan, Kecamatan Sukaraja kembali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Seluma, pada Kamis 12 Maret 2020. “Kedatangan kami untuk... Abaikan Tuntutan, Warga Kelurahan Babatan Ancam Segel Sejumlah Perusahaan

GerbangBengkulu – Sejumlah perwakilan masyarakat dari Kelurahan Babatan, Kecamatan Sukaraja kembali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Seluma, pada Kamis 12 Maret 2020.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan surat kepada pimpinan DPRD Seluma, agar kami difasilitasi untuk melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait, berkaitan tuntutan aksi warga dengan sejumlah perusahaan di wilayah kami,” kata Agung Wahyudi, ditemui usai menyerahkan surat ke sekretariat DPRD Seluma.

Dirinya berharap, melalui RDP dengan instansi pemerintah dan perwakilan sejumlah perusahaan pergudangan yang ada di Kelurahan Babatan tuntutan masyarakat untuk dipekerjakan menemukan titik terang.

“Pasca aksi demontrasi hingga saat ini kami belum pernah diajak duduk bersama sebagaimana janji perwakilan perusahaan yang akan menjawab tuntutan warga paling lambat satu minggu kemudian,” ucap Agung.

Ditegaskan, apabila dalam rapat dengar pendapat tidak ada solusi konkret, warga mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa.

“Warga ngotot untuk kembali menggelar aksi unjuk rasa, namun masih dapat kami redam dengan alasan kami ingin mendengarkan semua pihak duduk satu meja melalui RDP yang kami ajukan ke dewan perwakilan rakyat pada hari ini,” ungkapnya.

Agung berharap tuntutan warga Kelurahan Babatan untuk dipekerjakan di sejumlah pergudangan dapat segera diakomodir.

“Kalau terjadi aksi unjuk rasa lagi pastinya jumlah massa akan jauh lebih banyak dan tidak menutup kemungkinan warga akan menutup gudang, pasalnya warga berdalih buat apa berdiri banyak perusahaan namun tidak membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” tandas Agung.

Pada bulan lalu, Jumat (7/2), ratusan warga Kelurahan Babatan menggelar aksi unjuk rasa dengan mendatangi sejumlah perusahaan yang berdiri di wilayahnya dan menuntut untuk dipekerjakan.

Berdasarkan keterangan warga, di Kelurahan Babatan berdiri 9 perusahaan pergudangan dan sebagian besar tenaga kerjanya berasal dari Kota Bengkulu. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *